Sydney,LiputanIslam.com-Satuan khusus antiteror Australia mengumumkan, dalam operasi hari ini (Selasa 2/7) mereka telah menangkap tiga teroris dan menggagalkan rencana serangan ke gedung pemerintahan serta kedubes asing di negara tersebut.

Menurut laporan Reuters, aparat keamanan Australia sudah dalam kondisi siaga penuh usai serangan kelompok radikal pada tahun 2014 lalu. Para pejabat Australia menyatakan, pemerintah hingga hari ini sukses menggagalkan 16 rencana teror.

Dua orang yang ditangkap berusia 20 dan 23 tahun. Mereka dituduh sebagai anggota kelompok teroris ISIS. Menurut polisi Australia, rencana teror ini masih dalam tahap penggodokan.

“Mereka mengincar sejumlah target, meliputi kantor polisi, perangkat pertahanan, kedubes, dewan, pengadilan, dan gereja,”kata Ian McCartney (asisten komisaris polisi federal Australia) kepada wartawan.

“Masih ada orang-orang di tengah masyarakat yang ingin mencederai kami. Saya ingin tegaskan, tindakan mereka tidak mereprentasikan ajaran Islam. Tindakan mereka adalah kriminal, dan mereka merupakan representasi kebencian serta terorisme,”lanjutnya.

Polisi Australia kemungkinan akan mengirim para teroris itu ke pengadilan Rabu besok. Nama-nama mereka yang ditangkap belum dipublikasikan kepada media.

Menurut penjelasan polisi, tiga orang tersebut berkenalan via media sosial. Si pria 20 tahun berniat pergi ke Afghanistan untuk menjadi anggota ISIS di negara tersebut. Sedangkan si pria 23 tahun adalah figur yang menonjol di kalangan kelompok ekstremis di dunia maya. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Misteri Kekuatan Militer Iran Pasca Penembakan Drone AS

Zarif Nyatakan Iran Tidak Melanggar Perjanjian Nuklir

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*