Warsawa,LiputanIslam.com-Menlu Polandia mengatakan, Uni Eropa harus memerhatikan kekhawatiran-kekhawatiran AS yang menyebabkannya keluar dari JCPOA.

Jacek Czaputowicz mendukung keputusan AS keluar dari kesepakatan nuklir, di saat pihak-pihak Eropa tengah merundingkan cara untuk menghadapi embargo AS atas Iran..

“Kita harus memikirkannya, masih ada waktu. Tentu ini tidak berarti bahwa Polandia bukan bagian dari UE dalam perundingan. Kita akan melihat apa pendapat anggota-anggota UE yang lain,”ujar Czaputowicz, seperti dilansir Reuters.

Dia juga berusaha mengaitkan JCPOA dengan isu-isu lain. Menlu Polandia mengklaim, UE harus mempertimbangkan masalah-masalah keamanan yang lebih luas, termasuk kehadiran Rusia di Eropa Timur, dalam perundingan JCPOA bersama Teheran dan Moskow.

“Mungkin sepintas tidak ada kaitannya. Namun ini sebuah masalah yang harus segera diatasi. Washington bisa saja menjatuhkan sanksi atas perusahaan-perusahaan Eropa yang terlibat dalam pengiriman gas Rusia ke Jerman,”ujarnya.

Polandia yang merupakan sekutu AS, disebut Czaputowicz belum memutuskan untuk mendukung embargo AS atas Iran. Sikap ini menyulitkan UE untuk mengambil keputusan, sebab Eropa membutuhkan suara aklamasi untuk menghadapi keluarnya AS dari JCPOA.

Sebelum ini, Czaputowicz menyatakan bahwa sejauh yang berkaitan dengan aspek ekonomi, Polandia akan mematuhi sepenuhnya sikap UE terkait JCPOA.

Tampaknya pertemuan Czaputowicz dengan Mike Pompeo (menlu AS) baru-baru ini berperan dalam perubahan sikap Warsawa. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*