Baghdad,LiputanIslam.com-Haider al-Ibadi, Perdana Menteri Irak, menyatakan bahwa pembebasan Mosul Barat dari tangan ISIS telah berada di tahap akhir.

“Para teroris yang menyerahkan diri akan diadili secara manusiawi. Sedangkan mereka yang tetap melawan pasukan Irak pasti akan tewas,”kata al-Ibadi.

Dia menambahkan, “Kami akan memberikan perhatian kepada keluarga para teroris, sedangkan mereka sendiri (teroris) akan menjadi target kami.”

Hal ini disampaikan al-Ibadi dalam konferensi pers di Baghdad, Selasa (14/3). Dia juga menyatakan bahwa jumlah para pengungsi akibat perang di kota ini tak akan bertambah.

Berdasarkan statistik PBB, sedikitnya ada 50 ribu orang yang menyelamatkan diri dari Mosul dalam empat minggu terakhir. Lembaga Imigran Internasional bahkan menyebut angka sedikitnya 80 ribu.

ISIS mengancam akan membunuh siapa saja yang tertangkap saat melarikan diri dari Mosul.

Pasukan Irak telah mengambil alih Mosul Timur pada Januari lalu. Mereka lalu bergerak maju ke arah barat sejak 19 Februari.

Perundingan Irak dan Turki untuk Menghadapi ISIS

Ibadi juga berbincang melaui telepon dengan Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim. Mereka membahas tentang masalah keamanan, ekonomi, dan hubungan bilateral serta regional.

Kantor Yildirim mengumumkan, Ibadi menegaskan bahwa ia tak akan mengizinkan ada ancaman dari Irak yang tertuju kepada Turki.

Yildirim juga menyatakan sikap negaranya untuk memerangi kelompok teroris, terutama Partai Buruh Kurdi dan sayap militer Partai Persatuan Demokratik yang didukung AS di Suriah.

Dia menegaskan, Turki akan melanjutkan operasi penumpasan ISIS dan kerjasamanya dengan koalisi antiterorisme. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL