New Delhi,LiputanIslam.com-Perdana Menteri India menyatakan, pembunuhan manusia dengan dalih melindungi sapi adalah hal yang tak bisa diterima. Peringatan ini disampainya kepada kelompok-kelompok radikal di India.

Dalam perayaan kelahiran ke-150 Mahatma Gandhi di Ahmedabad, Narendra Modi menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi tindakan kekerasan ilegal di India. Dia meminta agar warga India bersatu demi memajukan negara.

Hal ini disampaikan Modi menyusul demo-demo yang diadakan aktivis politik, anggota parlemen, wartawan, serta seniman Hindu dan Muslim di sejumlah kota di India. Mereka mengecam keras serangan kaum Hindu radikal terhadap muslimin dengan alasan melindungi sapi.

Demo-demo di New Delhi, Calcutta, Haiderabad, Bombay, dan kota-kota lain ini dilangsungkan setelah seorang pemuda Muslim dibunuh di kereta hanya karena membawa daging sapi.

Para aktivis politik India berpendapat, pasca Modi menjabat sebagai perdana menteri, serangan terhadap minoritas muslimin di India kian meningkat.

Dalam tiga tahun terakhir, beberapa warga Muslim India tewas dibunuh kelompok-kelompok Hindu radikal. Kasus terakhir menimpa Juneid, pemuda Muslim yang dibunuh dalam kereta Haiderabad sebelum Idul Fitri.

Sapi bagi kaum Hindu adalah binatang yang disucikan. Kebanyakan provinsi India melarang penyembelihan dan penjualan daging sapi. (af/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL