DeirEzzor,LiputanIslam.com—Toleransi antar umat beragama di Suriah memang bukan hal aneh. Kunjungan yang dilakukan oleh seorang petinggi gereja ke Masjid dan Gereja yang ada di Provinsi Deir Ezzor, Suriah, membuktikan hal ini. Fenomena ini sekaligus menepis tuduhan yang menyebut bahwa konflik Suriah adalah konflik sektarian. Mar Ignatius Aphrem II, Pemimpin Tertinggi Gereja Ortodoks di Suriah melakukan kunjungannya ke Provinsi Deir Ezzor pada Sabtu kemarin (3/2).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh kelompok teroris ISIS di tempat-tempat ibadah seperti Gereja dan Masjid. Saat berkunjung ke Gereja Virgin Mary di Deir Ezzor, ia berpidato tentang kekuatan Deir Ezzor menghadapi serangan kelompok teroris dalam tiga tahun terakhir. Ia berdoa kepada Tuhan untuk persatuan, keamanan, dan perdamaian di Suriah.

Kunjungan ini disusul dengan peresmian sebuah rumah sakit amal bernama Mar Aphram oleh Gubernur Deir Ezzor, Mohammad Ibrahim Samra. Selanjutnya, Gubernur dan petinggi geraja tersebut berkeliling kota untuk menyaksikan kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat ulah kelompok teror. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*