Sana’a,LiputanIslam.com—Para petugas kesehatan di Yaman menyesalkan minimnya persediaan obat di saat negeri ini tengah dilanda wabah kolera.

Para petugas kesehatan di Yaman mengatakan pada Jum’at (22/12) bahwa blockade yang diberlakukan koalisi militer pimpinan Arab Saudi atas Yaman telah menyebabkan kurangnya pasokan obat-obatan dan meningkatkan jumlah pasien kolera.

Jubir Palang Merah Internasional (ICRC) di Yaman, Adnan Hezam, juga memperingatkan dampak buruk yang diakibatkan oleh minimnya pelayanan publik terhadap penyebaran wabah kolera.

“Jumlah korban kolera yang telah mencapai 1 juta jiwa, bagi kami merupakan suatu indikator betapa kritisnya situasi kemanusiaan yang terjadi di Yaman,” ucap Hazem.

Ia menekankan bahwa bencana ini telah berdampak pada banyak sektor penting di Yaman, termasuk kesehatan.

Jubir ICRC menambahkan bahwa sektor kesehatan yang masih beroperasi di Yaman hanya 50 persen dan kebanyakan pasien yang datang mengeluh karena kurangnya gizi, serta berbagai komplikasi penyakit lainnya yang terjadi akibat blokade Arab Saudi.

Sebelumnya, ICRC telah menegaskan bahwa jumlah korban yang telah terjangkit wabah kolera telah mencapai 1 juta jiwa, di saat yang sama militer Arab Saudi masih tetap melancarkan perang ke negara miskin tersebut.

Hingga kini, 80 persen rakyat Yaman kekurangan makanan, air bersih, dan akses kesehatan.

Aliansi militer pimpinan Arab Saudi telah membombardir Yaman sejak 2015. Jumlah korban yang meninggal sejak perang ini dimulai telah mencapai 12.000 jiwa. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL