Drone israelRoma, LiputanIslam.com — Akademisi Italia menandatangani petisi yang menyerukan boikot kepada universitas di Israel atas peran mereka dalam mendukung kebarbaran rezim Israel terhadap penduduk Palestina.

Dipublikasikan pada hari Rabu, petisi ini ditandatangani oleh sekitar 170 orang akademisi dari 50 universitas di seluruh Italia.

“Universitas di Israel telah berkolaborasi dalam melakukan penelitian dan pengembangan senjata dengan tentara Israel, untuk memerangi penduduk Palestina. Dukungan mereka pada pendudukan dan kolonisasi yang dilakukan oleh rezim Israel tidak bisa dibantah lagi.”

Petisi ini dikhususkan kepada Israel Institute of Technology di kota Haifa, yang lazim disebut Technion.

“Technion telah melakukan penelitian di berbagai bidang teknologi dan senjata yang digunakan untuk menindas dan menyerang Palestina,” rilisnya, seperti dilansir Presstv, (30/1/2016).

Menurut mereka, Technion juga membantu produsen senjata Israel dalam mengembangkan drone yang digunakan untuk menembaki warga sipil di Lebanon pada tahun 2006 dan penduduk sipil di Gaza.

Selain itu, Technion juga mengembangkan teknologi yang memungkinkann bagi bolduser tentara Israel untuk menghancurkan rumah-rumah Palestina hanya dengan menggunakan remote control.

Para penanda tangan petisi ini juga mengukuhkan dukungan mereka untuk gerakan BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi), yaitu upaya global untuk melakukan tekanan ekonomi dan politik di Israel, dengan tujuan agar entitas Zionis tersebut mengakhiri pendudukannya terhada Palestina, dan membiarkan para pengungsi pulang ke kampung halamannya.

“Kami meminta agar semua orang berpartisipasi dalam solidaritas perjuangan pembebasan Palestina dengan BDS, sampai Israel mengakui hak mutlak rakyat Palestina untuk mennetukan nasibnya sendiri,” serunya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL