Arbain6Karbala, LiputanIslam.com — Terkait makna Arba’in jika dikaitkan dengan kondisi hari ini, Presstv (3/12/2015) mewawancarai Reza Kazem, anggota Islamic Human Rights Commission. Seperti diketahui, Arba’in adalah peringatan hari ke-40 syahidnya Imam Husain ra di Karbala.

Kazem mengatakan bahwa peringatan Arba’in ditujukan untuk menghormati dan mengenang pengorbanan yang dilakukan oleh Imam Husain dan pengikutnya melawan Yazid yang merupakan simbol kezaliman dan tirani. (Baca: Arbain Husaini, Pertemuan Terbesar Manusia di Muka Bumi)

“Arba’in adalah sebuah tonggak yang bisa digunakan ummat manusia, agar mereka mengetahui siapa Yazid di masa kini,” jelas Kazem.

“Yazid hari ini adalah Presiden Barack Obama dari Amerika Serikat. Ibnu Ziyad hari ini adalah Davide Cameron dari Inggris. Mungkin, Umar bin Sa’ad hari ini adalah Erdogan. Kami juga melihat Shimr dan Hurmala di dalam sosok pemimpin Arab Saudi dan Qatar. Sementara ISIS adalah para prajurit Yazid,” paparnya lagi.

Karenanya, menurut Kazem, ummat Islam harus mampu memahami pesan dan tujuan kesyahidan Imam Husain.

“Siapa para pemain hari ini? Ummat Islam harus mengatahuinya. Sebelum memahami semua dinamika ini, mereka tidak akan mengerti pesan dari Karbala,” tambahnya. (Baca: Lihatlah Indahnya Islam Pada Peringatan Arba’in…)

Salah satu keajaiban Arba’in adalah mengirimkan pesan yang kuat kepada gerombolan seperti ISIS, yang tak ubahnya ala pengikut Yazid.

“Ketahuilah, saat Anda mengobarkan kebencian, saat Anda melepaskan diri dari agama Allah yang penuh kasih, damai dan harmoni, maka Anda akan musnah,” ucapnya yakin. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL