Washington,LiputanIslam.com-Donald Trump menyatakan, AS akan menjatuhkan sanksi atas korporasi-korporasi Eropa yang menjalin kesepakatan ekonomi dengan Iran.

Dalam wawancara dengan kanal neokonservatif, Fox News, presiden AS ini juga menuduh OPEC telah mempermainkan harga minyak dan menuntut agar lembaga ini menghentikannya.

Saat ditanya apakah ada pihak yang sengaja mengubah harga minyak, Trump menjawab,”Tentu saja. OPEC tengah melakukan hal ini. Kami melindungi banyak negara (pengekspor minyak). Jadi, OPEC harus segera menghentikan permainannya.”

“Saya berpendapat, mereka (para pengekspor minyak) harus menambah produksi hingga 2 juta barel. Sebab, wajar jika Anda akan kehilangan banyak minyak dengan bubarnya kesepakatan dengan Iran.”

“Para sekutu AS harus menutupi (defisit minyak) ini. Siapa musuh mereka? Iran. Iran adalah musuh mereka, dan mereka harus melakukan ini. Saya punya hubungan baik dengan raja dan putra mahkota Saudi serta orang-orang lain. Mereka harus mensuplai minyak lebih banyak lagi,”lanjutnya.

Sebelum ini, Trump mengklaim telah bersepakat dengan Raja Salman agar Riyadh menambah produksi minyaknya demi menurunkan harga minyak. Dalam dua bulan terakhir, seiring keluarnya AS dari JCPOA, harga minyak, yang diikuti bensin dan solar, di AS terus meroket. Hal ini memicu ketidakpuasan warga negara AS.

Saat ditanya apakah AS akan menjatuhkan sanksi atas korporasi Eropa yang bertransaksi dengan Iran, Trump menjawab bahwa itu hal yang pasti akan dilakukannya.

Usai keluar dari JCPOA, Trump memberi tenggat waktu tiga hingga enam bulan kepada korporasi-korporasi internasional untuk mengurangi aktivitas mereka di Iran, untuk kemudian angkat kaki dari negara tersebut. Hingga kini, Washington tidak menanggapi permintaan Uni Eropa agar perusahaan-perusahaan Eropa dilindungi dari sanksi-sanksi. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*