Sochi,LiputanIslam.com—Perundingan damai Suriah yang digelar di Sochi, Rusia, kini memasuki hari kedua sekaligus yang terakhir. Perundingan ini telah dimulai pada Senin dan terus berlanjut pada Hari Selasa (30/1). Meski sebelumnya sempat dihebohkan dengan ancaman ketidakhadiran kelompok oposisi pemerintah Suriah, faktanya perundingan tersebut tetap berjalan melalui perantara Iran dan Rusia, serta dihadiri oleh perwakilan pemerintah Damaskus, Turki sebagai aliansi kelompok oposisi bersenjata pemerintah Suriah.

Perundingan Sochi ini berupaya untuk menindaklanjuti perundingan damai untuk Suriah yang sebelumnya diadakan di Ibu Kota Astana, Kazakhstan. Sebelumnya, perundingan di Astana telah berhasil membentuk empat zona aman yang tersebar di seluruh Suriah. Langkah ini mendapat pujian dari PBB karena dianggap mampu menengahi pertikaian antara pemerintah Suriah dan kelompok oposisi.

Pemerintah Rusia telah mengundang 1.600 delegasi untuk menghadiri perundingan damai di Sochi. Sayangnya, beberapa delegasi yang telah diundang menolak untuk hadir. Delegasi Amerika, Inggris, dan Prancis merupakan perwakilan negara yang enggan menghadiri perundingan tersebut. Sementara itu, narasumber Kemenlu Turki mengatakan bahwa pihak oposisi menolak untuk menghadiri perundingan dan kehadiran mereka akan diwakilkan oleh delegasi Turki. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL