Damaskus,LiputanIslam.com-Media-media yang dekat dengan kelompok teroris mengabarkan, sisa-sisa ISIS di kawasan terakhir yang didudukinya di Deir az-Zour terbagi kepada dua kelompok. Satu kelompok memilih untuk menyerahkan diri, sementara lainnya memilih untuk tetap bertempur.

Kelompok pertama adalah mereka yang kebanyakan berasal dari Suriah dan Irak. Sedangkan yang lebih suka tetap bertahan di pangkalan terakhir mereka dan bertempur adalah para teroris asing, yang mayoritas berasal dari Uzbekistan.

Menurut laporan yang dilansir media-media Suriah, pasukan Demokratik Suriah pada hari Jumat (28/12) mengirim sejumlah truk pemuat bahan makanan ke al-Syaafah. Syaafah berada di kawasan yang dikuasai ISIS di tenggara Deir az-Zour.

Bantuan tersebut dikirim ke Syaafah melalui perlintasan al-Alwani yang berada di antara Tentara Demokratik Suriah dan ISIS.

Media-media ini menyatakan, ada kemungkinan terjadinya gencatan senjata antara sisa-sisa ISIS di timur Eufrat dengan pasukan Kurdi. Gencatan senjata ini bertujuan untuk proses pertukaran tawanan antara dua kelompok. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*