Riyadh,LiputanIslam.com-Sembilan hari pasca keputusan Trump soal al-Quds, Raja Salman bin Abdul Aziz dalam pidato tahunannya menanggapi deklarasi tersebut dan mengecamnya.

“Kami kembali mengecam keputusan Amerika terkait al-Quds dan menyatakan keprihatinan atas hal itu. Saudi menyeru semua pihak untuk keluar dari krisis regional, khususnya demi Palestina, menuju solusi politik,”kata Raja Salman dalam pembukaan Dewan Musyawarah Saudi.

Dia menambahkan, Saudi bertekad untuk memerangi korupsi dengan tegas dan adil.

“Kami juga berusaha untuk meningkatkan kemampuan sektor swasta dan mendorongnya untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan,”lanjutnya.

Pernyataan raja Saudi menjadi bahan olok-olok para pengguna medsos. Mereka mengatakan,”Raja Salman hari ini menyatakan ‘perang’ atas Israel lantaran tindakan mereka baru-baru ini terhadap rakyat Palestina.”

Netizen lain dalam akun Twitter-nya menulis:”Raja Salman mengumumkan ‘perang’ atas Israel dan menginstruksikan pengeboman kota-kotanya. Dia juga memerintahkan penarikan pasukan Saudi dari Yaman untuk berperang di Tel Aviv.”

Di sisi lain, para pengguna medsos juga mengkritik sikap Saudi dan menyebut para petingginya berkompromi dengan Rezim Zionis. Terlebih dengan tersiarnya kabar bahwa Trump mengambil keputusan soal al-Quds usai berkoordinasi dengan negara-negara Arab, terutama Saudi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL