Washington,LiputanIslam.com-Di tengah tekanan internasional terhadap AS usai keluarnya Washington dari JCPOA, dewan perwakilan AS (US House) menegaskan bahwa pernyataan perang terhadap Iran harus dengan persetujuan Kongres.

Berdasarkan laporan media-media AS, para legislator di US House menambahkan amandemen pada Undang-undang Otoritas Pertahanan Nasional AS 2019. Dalam undang-undang yang merupakan draf anggaran pertahanan AS ini, pernyataan perang kepada Iran tanpa persetujuan Kongres dianggap tidak sah.

Amandemen ini didukung Partai Demokrat dan Republik serta disahkan dengan suara bulat. Amandemen tersebut diusulkan oleh Keith Ellison dengan dukungan sejumlah koleganya.

“Disahkannya amandemen ini secara aklamasi adalah sebuah perlawanan kuat terhadap keluarnya pemerintahan Trump dari JCPOA,”kata Ellison yang mewakili negara bagian Minnesota di US House.

Langkah dewan perwakilan rakyat AS ini diambil usai Trump memutuskan keluar dari JCPOA. Pemerintahan Trump juga menekan sekutu-sekutu Eropanya untuk mengintimidasi Iran agar bersedia membuat “kesepakatan baru.” (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*