Saudi-Yaman2Riyadh, LiputanIslam.com –Sekitar 2.000 orang berkebangsaan Arab Saudi dilaporkan tewas dan sekitar 4.850 lainnya luka-luka dalam selama sembilan bulan terakhir sejak Arab Saudi melakukan agresi militer ke Yaman. Hal ini disampaikan oleh aktivis Arab Saudi secara online.

Melalui akun Twitter aktivis tersebut, @mujtahidd, merilis laporan terkait korban-korban dan kerusakan yang diderita Arab Saudi.

Disebutkan, Arab Saudi telah menghabiskan dana lebih dari 200 milyar riyal (sekitar 53 miliar dollad AS) selama sembilan bulan ini, atau perharinya Arab Saudi harus merogoh kocek sebesar 750 juta riyal.

Sekitar 450 tank dan kendaraan lainnya telah rusak dan tak bisa digunakan lagi, selain itu, Arab Saudi juga kehilangan empat jet Apache dan sebuah pesawat F-15.

Tiga buah kapal perang juga telah musnah, dan dua kapal lainnya rusak parah. (Baca juga: Pasukan Yaman Siap Serbu Dua Kota Arab Saudi)

Aktivis ini telah aktif sejak Juli 2011, dan memiliki sekitar 1,8 juta pengikut. Ia menggunakan akunnya untuk berbagi informasi dan dokumen-dokumen korupsi tentang keluarga kerajaan Arab Saudi. Langkah ini dibilang cukup nekat mengingat Arab Saudi menindak tegas siapa saja para aktivis politik yang berani menentang negara.

Yaman sendiri tak kalah hancurnya pasca serangan militer Arab Saudi dan koalisinya sejak akhir Maret lalu. Sekitar 7.500 korban jiwa telah jatuh, dan lebihd ari 14.000 orang menderita luka-luka.

Meski demikian, pejuang revolusioner Ansarullah tetap melawan dengan gigih, dan menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi Arab Saudi. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL