Yaman,LiputanIslam.com—Rezim Saudi dan Emirat baru-baru ini terlibat dalam perang proksi di Yaman Selatan, karena kedua negara terlibat dalam bentrok atas kendali di Provinsi Aden.

Tentara nasional Yaman yang didukung Saudi dan loyalis mantan Presiden Hadi, telah berusaha untuk menggertak pasukan Perlawanan Selatan dan Hadhrami yang didukung Uni Emirat Arab (UEA) di Yaman Selatan. Hal ini pun meyebabkan konflik antara kedua kubu semakin memanas, ditambah dengan pembebasan Ahmed ‘Abdullah ‘Ali Saleh (Duta Besar Yaman untuk UEA dan putra mantan presiden), musuh rezim Al-Saud.

Pasukan Hadhrami yang didukung UEA menyatakan pada Selasa (9/05), bahwa Tentara Nasional Yaman yang didukung Saudi tersebut telah menambahkan bahan bakar ke dalam kobaran api di Yaman Selatan. Ia menambahkan bahwa tentara tersebut telah menyerupai Al-Qaeda di Jazirah Arab.

Saat ini, pasukan Houthi sedangan mencoba untuk memulihkan pelabuhan Mocha di barat daya Yaman. Bagi loyalis Hadi, akan jadi masalah jika pasukan Perlawanan Selatan dan Hadhrami, yang sebelumnya mendukung mereka, tiba-tiba menarik dukungannya di wilayah ini. (fd/AMD)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL