Damaskus,LiputanIslam.com-Sebuah sumber media di Suriah menegaskan, negaranya sama sekali tidak tahu menahu soal sisa-sisa jasad serdadu Israel. Menurutnya, apa yang terjadi menunjukkan adanya kerjasama antara kelompok teroris dengan Mossad.

“Soal sisa-sisa jasad (serdadu Israel) atau apakah memang masih ada sisa-sisa jasad atau tidak? Kami sama sekali tidak tahu,”kata sumber yang enggan namanya disebut itu.

Media-media sendiri menyebarkan berita-berita kontradiktif terkait identifikasi dan penyerahan jasad Zachary Baumel. Baumel adalah serdadu Israel yang hilang bertahun-tahun lalu di Suriah.

Menurut laporan stasiun televisi al-Jazeera pada Kamis (4/4), Vladimir Putin (presiden Rusia) telah menyerahkan jasad Baumel kepada Benyamin Netahyahu (PM Israel).

Di lain pihak, juru bicara tentara Rezim Zionis pada hari Rabu (3/4) mengatakan, sisa-sisa jasad Baumel telah diserahkan kepada Israel beberapa hari lalu,

Jonathan Conricus sendiri tidak menyinggung detail bagaimana jasad itu bisa dipulangkan ke Israel. Dia hanya mengabarkan, jasad itu menjalani tes DNA dan dibawa ke Israel setelah uji DNA dan proses identifikasi.

Baumel hilang bersama dua serdadu lain dalam perang Sultan Yacoub tahun 1982. Perang ini terjadi dalam serangan Rezim Zionis ke Lebanon dan bentrokan senjata dengan tentara Suriah.

Rusia pada 2018 mengumumkan, tentaranya di Suriah berusaha untuk menemukan sisa-sisa jasad serdadu Israel yang tewas dalam perang-perang lalu.

Sebelum ini, dilaporkan adanya kontak Israel dengan sejumlah teroris Suriah. Mereka diminta Tel Aviv untuk membongkar kubur-kubur guna menemukan jasad serdadu Israel, terutama di kamp pengungsi Yarmouk di dekat Damaskus. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*