Washington,LiputanIslam.comWall Street Journal melaporkan, Menhan AS meminta dari badan legislatif untuk menolak proposal penghentian dukungan untuk Saudi dalam perang Yaman.

Melalui surat yang dikirim ke Mitch McConnell, pemimpin mayoritas di Senat AS, James Mattis memperingatkan, pengesahan proposal ini berlawanan dengan kepentingan AS di Timur Tengah, juga akan membahayakan kerjasasama dan persekutuan Washington-Riyadh.

Proposal itu diusung oleh Bernie Sanders, Mike Lee, dan Chris Murphy. Mattis mengklaim, jika proposal itu disahkan, besar kemungkinan akan terjadi perang regional dengan Iran.

Proposal ini meminta agar Trump menghentikan dukungan AS kepada Saudi. Menurut Lee, dukungan terhadap Riyadh menyebabkan konflik kian meluas di kawasan.

Mattis berpandangan sebaliknya dan mengatakan, pengesahan proposal ini justru akan membawa konsekuensi yang lebih buruk.

“Pembatasan dukungan militer AS kepada Saudi akan meningkatkan jumlah korban jiwa, juga membahayakan kerjasama kita dengan para sekutu kita. Proposal ini juga bisa mengurangi pengaruh kita atas Riyadh dan memperparah krisis kemanusiaan di Yaman,”tulis Mattis dalam suratnya.

Menhan AS mengklaim, penghentian dukungan Washington akan menyebabkan Teheran lebih berani untuk menyebarkan pengaruhnya di kawasan.

“Iran akan meningkatkan serangan rudal ke Riyadh. Hal ini membahayakan jalur transportasi di Laut Merah dan memperbesar kemungkinan terjadinya perang regional.”

Muhammad bin Salman (MbS) direncanakan akan segera menemui Trump di Washington. Pemungutan suara terkait proposal di atas akan dilakukan pekan depan, bersamaan dengan kunjungan MbS ke AS. (af/yjc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL