Washington,LiputanIslam.com-Pentagon dalam laporan tahunannya mengumumkan, kasus pelecehan seksual di angkatan bersenjata AS telah meningkat 36 persen sejak 2016 hingga 2018.

“Sekira 6,2 persen wanita yang bekerja di kementerian pertahanan AS di tahun 2018 mengalami pelecehan seksual atau hubungan seksual yang tak diinginkan. Kasus ini bertambah 1,9 persen dibandingkan kasus serupa pada 2017,”tulis BBC dalam laporannya, Kamis (2/5).

Menyusul dipublikasikannya laporan ini, Patrick Shanahan (menhan sementara AS) memerintahkan tindakan tegas terhadap para pelaku pelecehan seksual di tentara negara tersebut.

Pelecehan seksual yang dialami serdadu pria juga bertambah sepersepuluh persen dibandingkan 2 tahun lalu. Secara umum, kasus-kasus pelecehan seksual di militer AS menunjukkan peningkatan 36 persen dibandingkan 2 tahun sebelumnya.

Pada bulan lalu, seorang senator wanita AS mengaku pernah diperkosa saat mengabdi di militer. Namun dia tidak melaporkannya lantaran tidak percaya kepada sistem hukum negaranya.

Martha McSally menyampaikan pengakuan ini pada rapat komite angkatan bersenjata Senat AS.

Dari tiap tiga kasus pelecehan seksual di militer as, hanya satu korban yang berani melaporkannya. Dengan demikian, jumlah sebenarnya kasus pelecehan seksual bisa jauh lebih banyak dari statistik yang dilaporkan. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*