Virginia,LiputanIslam.com—Pentagon melaporkan bahwa kampanye militer koalisi pimpinan AS terhadap ISIS yang berada di Irak dan Suriah telah menewaskan lebih dari 600 warga sipil sejak tahun 2014.

Departemen Pertahanan AS mengatakan pada Jum’at (7/7) bahwa sebanyak 603 warga sipil di Irak dan Suriah telah kehilangan nyawa mereka akibat kampanye militer yang dilakukan oleh koalisi AS sejak Agustus 2014 hingga Mei 2017.

Estimasi jumlah korban sipil yang dirilis oleh pentagon ini mendapatkan tantangan dari para pengamat yang mengatakan bahwa kampanye militer AS telah menewaskan warga sipil secara signifikan.

Airways, sebuah komunitas pengamat non-profit yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa sebanyak 4.354 warga sipil telah terbunuh dalam serangan yang dilakukan koalisi AS di Irak dan Suriah dalam periode yang sama.

Sementara itu, Observatorium untuk HAM Suriah mengatakan bahwa sebanyak 42.234 kali serangan udara yang dilakukan di dua negara tersebut telah menimbulkan korban sekitar 7.000 warga sipil.

Namun, hingga saat ini kampanye militer yang ditenggarai oleh AS itu telah gagal mencapai tujuannya untuk melenyapkan ISIS dari kedua negara tersebut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL