LiputanIslam.com—Kantor berita Israel, Haaretz, melaporkan pada Sabtu (6/10), bahwa rezim Israel diperkirakan akan membebaskan 300 tahanan Palestina setelah Knesset meloloskan RUU  yang dimaksudkan untuk mengurangi kondisi penjara yang penuh sesak oleh tahanan Palestina.

Menurut Haaretz, ada sekitar 1.000 tahanan yang kini mendekam di penjara tersebut, dan 300 di antaranya akan segera di bebaskan pada 20 Desember mendatang.

RUU itu diperkenalkan setelah Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa kondisi penahanan melanggar hak asasi narapidana, dan menginstruksikan negara untuk memastikan bahwa setiap tahanan memiliki ruang hidup seluas 3 meter persegi.

RUU itu, yang telah disetujui oleh Komite Interior Knesset, meminta pemendekan hukuman ratusan tahanan selama dua hingga lima bulan. Para narapidana yang dijatuhi hukuman hingga empat tahun akan mengurangi hukumannya hingga beberapa minggu sampai beberapa bulan, tidak peduli apa pun sifat kejahatan mereka. Karena semua tahanan juga berhak atas pengurangan sepertiga dari hukuman mereka. (fd/pnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*