Teheran,LiputanIslam.com-Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran menyatakan, kekeliruan Barzani (referendum Kurdistan, red) adalah awal sebuah konspirasi besar di kawasan.

“Namun berkat kewaspadaan marja’ tinggi Irak serta pemerintah dan rakyat, konspirasi ini sukses diredam sebelum lahir,”kata Mohammad Hossein Bagheri.

Bagheri berpendapat, pengunduran diri Barzani mungkin saja akan menimbulkan riak-riak kecil di Kurdistan. Namun, ia meyakini, riak-riak itu bersifat terbatas dan akan segera berakhir.

“Yang penting adalah konspirasi pemecahbelahan Irak telah digagalkan. Sebab, jika hal ini sampai terjadi, maka Irak akan didera perang dan pertumpahan darah selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Perang ini tentu saja akan membuat rakyat Irak sengsara,”kata Bagheri.

Menurut Bagheri, bukan hanya Irak yang akan terkena dampak disintegrasi Kurdistan, tapi juga negara-negara tetangga seperti Iran, Turki, dan Suriah. Dia bersyukur karena kekisruhan ini berakhir dengan baik.

Bagheri berpendapat, pengunduran diri Barzani akan memadamkan ‘api’ di Kurdistan. Dia menilai, klan Barzani dan partai Demokrat Kurdistan telah banyak berjasa untuk Irak.

“Ini hanya kekeliruan yang dilakukan oleh pribadi (Masoud) Barzani. Semoga dengan langkah perbaikan yang diambil, masalah ini akan berakhir,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL