Washington,LiputanIslam.com—Akhir-akhir ini ketegangan antara Iran-Amerika semakin memuncak setelah Trump mencoba keluar dari perjanjian nuklir JCPOA yang melindungi aktivitas nuklir Iran. Trump menuduh Iran telah mengembangkan senjata nuklir dan atas tuduhan itulah dirinya ingin menarik Amerika keluar dari perjanjian tersebut. Tuduhan tanpa bukti Trump ini telah ditepis berulang kali oleh Iran bahwa negaranya mengembangkan nuklir untuk tujuan damai. Tak hanya Iran, bahkan negara-negara besar lainnya yang tergabung dalam perjanjian JCPOA seperti Jerman, Inggris, dan Prancis, menentang keputusan sepihak Trump.

Rudy Giuliani, pengacara Donald Trump dan mantan wali kota New York ini menyebutkan pada Minggu (6/5) bahwa Presiden Trump ingin agar pemerintah Iran berganti dengan pemerintah baru. Entah karena alasan apa, tetapi yang pasti Donald Trump berjanji akan mendukung rakyat Iran yang berusaha menggelar protes anti-pemerintah. Terbukti bahwa demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu di Iran, langsung disambut hangat oleh Amerika dan Donald Trump melalui tweet-tweetnya yang beredar di media sosial itu.

Bagi Trump, bergantinya pemerintah Iran adalah satu-satunya cara untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah, khususnya konflik Israel-Palestina.

“Inilah satu-satunya cara untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah dan yang lebih penting lagi, perdamaian Israel-Palestina,” ucap Giuliani.

Mungkin yang dimaksud perdamaian oleh Donald Trump itu adalah ketika negara-negara Timur Tengah tunduk dan menuruti semua kepentingan Amerika di wilayah Timur Tengah. Dan, perdamaian Israel-Palestina adalah ketika Israel berhasil memuluskan niatnya untuk menelan Palestina dan membiarkan hak-hak rakyat Palestina yang terabaikan. Bagaimana pun juga, Arab Saudi sebagai salah satu negara berpengaruh di Timur Tengah telah menjadi begitu dekat dengan Amerika sehingga apa pun keputusan Donald Trump, akan selalu didukung baik, terang-terangan atau pun diam-diam, termasuk dalam urusan Israel-Palestina.

Iran adalah satu-satunya negara yang getol melawan penjajahan Israel atas Palestina dan berjanji akan melenyanpkan Israel dari muka bumi. Tak hanya itu, Iran juga berusaha melawan kesewenang-wenangan yang dilakukan Amerika di wilayah Timur Tengah. Tentu saja, karena sikap tak mau tunduk inilah yang menyebabkan Amerika gerah dan merasa kepentingan-kepentingannya di Timur Tengah merasa terganggu. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*