Sanaa,LiputanIslam.com-Kepala Majelis Hubungan Luar Negeri Amerika dan mantan konsultan pemerintahan Bush, Richard Haass, menilai agresi Saudi ke Yaman sebagai sebuah kekeliruan.

Dalam pertemuan yang diadakan lembaga penelitian ini beberapa hari lalu, Haass mengatakan,”Menurut saya, Perang Yaman bisa menjadi ‘Vietnam’ bagi Saudi.”

Baru-baru ini, tentara dan komite rakyat Yaman menghancurkan kendaraan lapis baja Saudi di pangkalan militer al-Sudais, Najran. Serangan ini menewaskan sepuluh serdadu Saudi.

Semenjak agresi koalisi Saudi ke Yaman, tentara dan relawan negara ini terus menggempur pangkalan-pangkalan militer Saudi dengan serangan rudal mereka.

40 Serdadu Saudi Tewas di Bab el-Mandeb

Sementara itu, menurut laporan stasiun al-Masirah, tentara dan relawan Yaman melakukan operasi militer khusus di Bab el-Mandeb, arah barat daya provinsi Taiz.

Operasi ini menargetkan tempat pertemuan para antek Saudi yang dipimpin Haitsam Qasim Tahir. Dalam operasi ini, sejumlah petinggi antek musuh tewas atau terluka.

Yahya bin Yahya, Umar al-Abd, dan Ahmad Said termasuk dari petinggi musuh yang tewas. Sedangkan Haitsam Athif, Said Ali Meshal, dan Ammar Yahya terluka dalam serangan ini.

Operasi militer ini juga sukses menghancurkan lima sarana komunikasi nirkabel, empat alat pelacak ranjau, dan enam perangkat militer antek-antek Saudi.

Operasi yang dilakukan dengan metode militer mutakhir di Bab el-Mandeb ini benar-benar membuat musuh rakyat Yaman tercengang. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL