Yaman,LiputanIslam.com—Sebuah laporan menyatakan bahwa penembak jitu Yaman telah menewaskan 64 tentara Saudi pada bulan April, dalam rangka melawan kesewenangan invasi militer kerajaan Saudi ke negara miskin tersebut.

Jaringan televisi al-Masirah Yaman yang menyampaikan laporan tersebut pada Jum’at (5/05), mengatakan bahwa para tentara Saudi telah terbunuh dalam penyergapan yang dilakukan oleh sniper tentara Yaman yang menargetkan wilayah perbatasan kerajaan Jizan, Najran, dan al-Asir.

Dari seluruh tentara Saudi yang tewas, 47 di antaranya berada di wilayah Jizan, sembilan di Najran, dan delapan di Asir.

Tentara Yaman, yang didukung oleh pejuang Houthi Ansarullah dan tentara rakyat, telah mengembalikan invasi Saudi terhadap Yaman yang dimulai pada Maret 2015 untuk mengembalikan pemerintahan yang pro terhadap kerajaan Saudi.

Kampanye militer Saudi yang telah menewaskan lebih dari 12.000 sipil itu telah gagal mencapai tujuannya, termasuk melenyapkan gerakan Houthi.

Pada Kamis (4/05), tentara Yaman telah menewaskan tiga tentara Saudi melalui serangan roket dan artileri di Provinsi Hajjah, Barat laut Yaman.

Sementara itu, pesawat tempur Saudi menyerang berbagai kota di Provinsi Ta’izz, sebanyak sembilan kali dalam beberapa jam terakhir.

Mohammed bin Salman, putra mahkota dan menteri pertahanan Arab Saudi membahas masalah perang tersebut pada Selasa (2/04) dan mengklaim bahwa Riyadh dapat melenyapkan Houthi dalam beberapa hari.

Pada Kamis, Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, mengatakan bahwa dirinya melihat peningkatan dukungan Washington atas invasi yang dilakukan Saudi terhadap Yaman, bahkan sejak hari pertama pelantikan Presiden AS, Donald Trump. (fd/Press)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL