Anwar-Eshki-300x192Jeddah, LiputanIslam.com — Anwar Ashki, Penasehat Raja Arab Saudi mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk menciptakan perdamaian dengan Israel.

Ashki adalah Direktur Pusat Studi Strategis Timur Tengah yang berbasis di Jeddah. Ia merupakan sosok penting dalam pembicaraan yang berlangsung antara Israel dan Arab Saudi.

Menurut Ashki, perdamaian antara Israel dan Palestina gagal terwujud karena tidak ada agenda yang dibuat untuk menerapkan perdamaian. Benjamin Netanyahu, tambah Ashki, adalah pemain penting dalam proses itu.

“Kita perlu Netanyahu, karena ia adalah orang yang kuat, dan dia adalah orang yang logis. Kita membutuhkan dia untuk mengumumkan dan menerima proposal perdamaian,” jelasnya, seperti dilaporkan Almanar, (11/11/2015)

Selain itu, Ashki juga menuduh Iran melakukan ekspansionisme regional. Menurutnya, Iran berencana memperluaskan ekspansi ke Irak, Suriah hingga mencapai Mediterania.

Antara Arab Saudi dan Israel terjalin hubungan yang cukup mesra. Misalnya, ketika Arab Saudi menyerang Yaman, Israel mengangkut senjata, rudal, dan berbagai peralatan militer lainnya untuk membantu. Pesawat Israel mendarat di pangkalan Khamis Mushait, di wilayah Asir, selatan Arab Saudi, sebagaimana dilaporkan Alalam, yang mengutip dari media lokal setempat, (3/10/2015).

Dan karena mengkhawatirkan Iran, tersiar kabar dari media Israel dan stasiun-stasiun TV Amerika Serikat (AS) dan Inggris, termasuk Fox News dan Sky News, bahwa negara-negara Arab anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC) sedang terlibat negosiasi pembelian sistem penangkis rudal Israel “Kubah Besi” (Iron Dome) melalui perantara perusahaan-perusahaan AS, termasuk Raytheon. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL