Teheran,LiputanIslam.com-Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran bereaksi keras terhadap keputusan AS keluar dari JCPOA. Ayatullah Ali Khamenei menyatakan, Donald Trump dalam pidatonya Selasa malam (8/5) mengutarakan lebih dari 10 kebohongan, juga menebar ancaman terhadap negara dan rakyat Iran.

“Saya atas nama rakyat Iran mengatakan,’Mr. Trump, kau telah melakukan kekeliruan,’”kata Ayatullah Khamenei di Universitas Farhangeyan, Teheran.

“Saya sering berpesan agar jangan memercayai Amerika, seperti inilah hasilnya. Soal perundingan dengan tiga negara Eropa (Jerman, Inggris, dan Prancis), juga sebaiknya jangan terlalu percaya kepada mereka,”lanjutnya.

Menurutnya, tindakan-tindakan destruktif Amerika tidak didasari kebencian terhadap figurnya atau para pejabat negara lain, tapi permusuhan kepada sistem pemerintahan Islam dan bangsa yang memilih sistem ini.

“Bahkan pemerintah Obama yang kerap menulis surat dan berbicara dengan kita pun berniat menggulingkan pemerintahan Islam. Bohong jika mereka mengklaim tujuan selain ini,”tegas Ayatullah Khamenei.

Isu nuklir dan program rudal dinilai hanya sebagai dalih AS untuk mengintimidasi Iran. Menurut pemegang komando tertinggi Iran, andai isu-isu ini diselesaikan, AS akan terus mencari-cari dalih lain lagi.

“Amerika menginginkan para pelayan yang patuh seperti sebagian penguasa negara-negara di kawasan. Namun Republik Islam tetap menjaga martabat bangsa Iran, dan ini sulit untuk ditanggung musuh.”

Terkait statemen Jerman, Inggris, dan Prancis untuk melanjutkan JCPOA, Ayatullah Khamenei mengatakan,”Saya tidak percaya kepada tiga negara ini, dan saya berpesan agar jangan memercayai mereka.”

“Jika kalian ingin membuat kesepakatan dengan mereka, tentukan jaminan riil dan implementatif terlebih dahulu. Jika tidak, esok hari mereka akan berbuat serupa Amerika, namun dengan cara lain,”tandasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL