Manchester,LiputanIslam.com-Pemilik klub sepakbola Manchester United (MU) mengumumkan, mereka tidak berniat menjual saham klub sepakbola terkaya dunia ini kepada Muhammad bin Salman.

Keputusan ini diambil menyusul tersandungnya pemerintah Saudi dalam kasus hilangnya Jamal Khashoggi. Putra mahkota Saudi diduga kuat terlibat dalam kasus ini, bahkan dikabarkan dia yang menginstruksikan pembunuhan atas jurnalis Saudi tersebut.

Sebelum ini, media-media ramai memberitakan bahwa keluarga Glazer bermaksud menjual saham MU. Menurut Daily Mirror, Bin Salman berniat membeli saham klub tersebut senilai lebih 4 milyar poundsterling.

Klub tetangga MU, Manchester City telah lebih dahulu dimiliki oleh Mansour bin Zayed Al Nahyan dari Abu Dhabi. Pembelian Man. City disebut-sebut sebagai upaya UEA untuk memperbaiki citra negara ini terkait skandal HAM. Putra mahkota Saudi disinyalir akan meniru langkah ini dengan membeli MU. Namun, menurut sebuah sumber dari MU, seiring mencuatnya kasus Khashoggi, penjualan saham klub ini kepada Bin Salman menjadi mustahil.

Laporan Daily Mirror menyebutkan, kasus Khashoggi menyeret munculnya masalah-masalah lain, seperti perang Yaman dan gelombang kritikan terhadap rezim Saudi, karena membunuhi warga sipil Yaman melalui serangan udara. Sekali lagi, Bin Salman dianggap berperan besar dalam serangan-serangan udara tersebut. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*