Abuja,LiputanIslam.com-Pemerintah Nigeria menuduh pemimpin gerakan Islam negara tersebut menerima bantuan finansial dari Iran. Syekh Ibrahim Zakzaky dituding akan melakukan revolusi di Nigeria.

Berdasarkan pengaduan yang dikirimkan pemerintah Nigeria ke pengadilan tinggi federal Abuja, para anggota Gerakan Islam Nigeria pimpinan Syekh Zakzaky dituding tidak mengakui pemerintahan Muhammadu Buhari.

Pemerintah Nigeria mengklaim, Syekh Zakzaky hendak mengubah negara tersebut menjadi republik Islam baru dengan bantuan dari Iran.

Baca: Syekh Zakzaky Diperlakukan Bak Kriminalis oleh India

Saat Syekh Zakzaky pulang dari pengobatan di India, Gerakan Islam Nigeria dalam statemennya menyatakan, pemimpin mereka dipulangkan lantaran ada kekhawatiran dia akan diteror antek pemerintah Nigeria di India.

Menurut situs resmi Gerakan Islam Nigeria, intervensi pemerintah memicu kecurigaaan bahwa Syekh Zakzaky akan dibunuh oleh kontak-kontak asing.

Dilansir dari harian Nigeria, The Punch, Syekh Zakzaky diizinkan oleh pengadilan tinggi negara tersebut untuk berobat ke India bersama istrinya. Padahal sebelum itu, Syekz Zakzaky berada dalam tahanan aparat keamanan Nigeria selama tiga tahun terakhir.

Hingga saat ini, pemerintah Nigeria menghalangi kebebasan Syekh Zakzaky dengan beragam dalih. Dia bahkan tidak diberi kesempatan untuk mendapat fasilitas pengobatan layak.

Seiring memburuknya kondisi kesehatan Syekh Zakzaky dalam beberapa bulan terakhir, badan-badan HAM menyerukan agar ia segera dibebaskan. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

Ruang Gerak Syekh Zakzaky di India Tetap Dibatasi

Iran Mengaku Punya Senjata Rahasia yang akan Dipakai Jika Terpaksa

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*