Xinjiang,LiputanIslam.com-Menurut pernyataan yang dikutip Associated Press dari sebuah kelompok HAM, China sedang berupaya mengumpulkan sampel-sampel DNA di sebuah kawasan yang mayoritas penduduknya adalah Muslim.

Pengawas HAM pada hari Selasa (16/5) mengumumkan, polisi di wilayah barat Xinjiang mengajukan permohonan dana sebesar 11,5 juta dolar untuk membeli perangkat pengurai DNA. Berdasarkan pernyataan seorang periset kelompok ini, langkah tersebut bisa berujung pada pengumpulan informasi orang-orang yang tidak terkait dengan kasus kejahatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah Xinjiang menyaksikan gelombang serangan mematikan. Serangan-serangan ini dikaitkan pemerintah China kepada Muslimin separatis di kawasan Uyghurs.

Dikabarkan bahwa semenjak tahun lalu, para pejabat di daerah ini meminta warga untuk memberikan sampel DNA, sidik jari, dan suara mereka saat hendak mengambil paspor atau izin perjalanan ke luar negeri. Menurut pejabat, langkah ini diambil sebagai tindakan pengamanan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL