Washington,LiputanIslam.com-Ketua majelis perwakilan AS menyatakan, lembaga yang dipimpinnya akan mengadakan pemungutan suara sebuah resolusi yang mengecam statemen Islamophobia dan anti-Semit.

“Tak ada nama wakil tertentu dalam resolusi ini. Secara umum, kami ingin semua pihak tidak merilis pernyataan anti-Yahudi atau Islamophobia,”kata Nancy Pelosi, Kamis (7/3), dalam konferensi pers mingguannya.

Saat ditanya apakah wakil ini dituntut untuk meminta maaf, Pelosi menjawab,”Tampaknya dia tidak memahami pernyataan yang ia sampaikan.”

Pertanyaan ini merujuk pada statemen Ilhan Omar (38 tahun). Wakil Muslim asal Somalia ini terpilih untuk mewakili Minnesota di majelis perwakilan AS.

Sejak terpilih sebagai anggota kongres, sebagian wakil dari Partai Republik, bahkan dari sesama wakil Demokrat, telah mengecam sikap anti-Zionis Omar.

Dalam sejumlah pidato dan wawancaranya, Omar kerap memperingatkan pengaruh luas Zionis di pemerintahan AS. Dia juga mengecam kebijakan pemerintahan Donald Trump yang selalu memprioritaskan Rezim Zionis.

Menurut Omar, para pelobi Zionis berpengaruh destruktif dalam kebijakan-kebijakan AS. Ia menyebut para pelobi ini menggelontorkan uang kepada para anggota kongres untuk membela Israel.

Saat dihujat lantaran pendiriannya ini, Omar melalui akun Twitter-nya menegaskan, menentang Benyamin Netanyahu dan penjajahan Israel tidak sama dengan anti-Semit.

Dia juga mengatakan, adalah sebuah masalah besar jika seseorang yang tidak membela Israel dianggap sebagai anti-Amerika.

Awalnya, resolusi yang akan diajukan di majelis perwakilan AS hanya mengecam statemen anti-Yahudi. Namun para perancang resolusi ini lalu menambahkan Islamophobia, rasisme, dan ujaran-ujaran kebencian lain. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*