Washington,LiputanIslam.com-Keputusan Donald Trump (presiden AS) untuk mengumumkan keadaan darurat memicu beragam reaksi keras, salah satunya dari ketua majelis perwakilan AS.

“Pidatomu kasar dan penuh dengan kekeliruan. Kami akan segera melihatmu di pengadilan,”kata Nancy Pelosi.

“Pengumuman keadaan darurat secara ilegal, adalah sebuah pelanggaran undang-undang. Langkah yang diambil Trump adalah upaya untuk mewujudkan keinginan-keinginannya, setelah ia gagal meraihnya melalui cara yang sah,”lanjutnya.

Pelosi mengajak para anggota Partai Republik untuk bergabung dengan Demokrat dalam membela undang-undang.

“Trump tidak lebih kuat daripada konstitusi. Kongres harus mencegahnya menginjak-injak konstitusi,”tegasnya.

Trump akhirnya mewujudkan ancaman yang dilontarkannya sebelum ini. Demi memaksa kongres AS untuk menyetujui pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, pada hari Jumat (15/2) dia mengumumkan keadaan darurat di negaranya.

Gedung Putih berseteru dengan para wakil Demokrat di kongres terkait anggaran 5,7 milyar dolar untuk membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko. Perseteruan ini sempat menyebabkan shutdown pemerintahan federal AS sejak 22 Desember 2018 yang berlangsung hingga 35 hari. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*