TelAviv,LiputanIslam.com-Ehud Yaari, pakar urusan Timur Tengah dan juru bicara nonresmi biro keamanan Israel, menyatakan secara terbuka bahwa hasil perang Suriah sangat buruk bagi Rezim Zionis.

Menurut laporan Rai al-Youm, hal ini disampaikan Yaari secara emosional dalam sebuah acara televisi di kanal 2 Israel.

Poin baru dalam statemen Yaari adalah pengakuannya akan kekalahan Israel terkait perdamaian antarkelompok Palestina yang ditandatangani pada Kamis (12/10) pekan lalu di Kairo.

Jelas terlihat bahwa Tel Aviv telah kehilangan semua harapannya di Suriah; harapan-harapan berupa pembagian Suriah berdasarkan ras, mazhab, dan kelompok, lengsernya Bashar Assad, pembentukan kawasan terlarang di selatan Suriah yang didukung Yordania, dan berkuasanya kelompok-kelompok bersenjata yang sejak awal disokong oleh Israel.

Rai al-Youm dalam laporannya menyinggung ucapan Avigdor Lieberman (menteri perang Israel) dua pekan bahwa Assad telah memenangkan perang di Suriah. Situs ini juga mengutip ucapan Yaari bahwa dia yakin Israel telah kalah di dua front, yaitu Palestina dan Suriah.

Menurut Rai al-Youm, sejumlah orang percaya bahwa Yaari memiliki hubungan erat dengan Mossad. Oleh karena itu, pernyataan Yaari ini diyakini berlandaskan penilaian dari Mossad. Selain itu, Yaari adalah periset di pusat studi Timteng Washington. Lembaga ini adalah salah satu lembaga yang kerap mendukung kebijakan-kebijakan Israel. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL