Washington,LiputanIslam.com-Elliott Abrams (wakil khusus presiden AS untuk urusan Venezuela) menyatakan, negaranya tak akan melakukan campur tangan militer di Venezuela.

Hal ini disampaikan Abrams dalam konferensi pers di kementerian luar negeri AS, Jumat malam (1/2). Sebelum ini, Sergey Lavrov (menlu Rusia) menyebut potensi campur tangan militer AS di Venezuela.

“Saya rasa, dia (Lavrov) tidak benar-benar berpikir bahwa kami akan melakukannya (intervensi militer). Semua opsi ada di atas meja. Namun kami cenderung untuk sementara ini menggunakan opsi ekonomi dan diplomatik serta tindakan-tindakan lain yang relevan,”ujar Abrams.

Abrams berkelit untuk menjawab pertanyaan jurnalis Associated Press yang berkata bahwa kudeta Juan Guaido tidak berdampak bagi Venezuela. Dia hanya mengatakan,”Para diktator akan berakhir. Sebagian dari mereka berumur panjang, dan yang lain berumur pendek. Diktator di Venezuela juga akan tamat. Saya berharap, hal ini akan berakhir segera dengan damai.”

Abrams juga memperingatkan akan konsekeunsi serius jika Venezuela mengusik Guaido saat kembali ke Caracas nanti. Dia juga mengarahkan kritik terhadap Rusia dan China yang memveto resolusi AS di DK PBB. Dalam draf resolusi tersebut, AS menuntut pelengseran Nicolas Maduro dari jabatan presiden dan penyelenggaraan pemilu baru di negara Latin tersebut. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*