Sana’a,LiputanIslam.com—PBB telah mengeluarkan kecaman terhadap koalisi pimpinan Saudi akibat serangan militernya atas Yaman yang menewaskan 20 orang warga sipil Yaman tanpa memiliki target militer yang jelas.

Media Yaman melaporkan bahwa 22 orang warga sipil meninggal akibat serangan udara pesawat Saudi yang menargetkan perumahan di daerah Mawza’, Barat Daya Provinsi Taizz pada 18 Juli lalu.

Sementara itu, badan HAM PBB melaporkan bahwa 18 warga sipil meninggal karena serangan tersebut. Menurutnya, serangan militer itu telah menghantam tiga keluarga yang tinggal di penampungan sementara, setelah sebelumnya dipaksa melarikan diri dari rumah mereka tiga bulan lalu.

Dewan HAM itu mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa serangan itu dilakukan oleh “Koalisi Militer Arab” sebuah kumpulan militer yang merujuk pada aliansi militer pimpinan Arab Saudi. Aliansi militer ini telah melakukan kampanye militer atas Yaman sejak Maret 2015.

“Tidak ada target apapun yang ditujukan ke area sekitar perumahan yang dihancurkan,” ucapnya.

PBB juga mendesak agar segera dilakukan investigasi yang dalam dan komprehensif atas serangan tersebut.

Arab Saudi telah memulai serangannya atas Yaman sejak Maret 2015. Serangan ini bertujuan untuk mengembalikan kekuasaan mantan presiden Hadi, sekutu setia Riyadh, dan melemahkan kekuatan gerakan Houthi Ansarullah. Meski begitu, rezim Riyadh telah gagal mencapai tujuannya, sekalipun telah menghabiskan banyak dana untuk hal itu.

Serangan militer atas Yaman juga telah banyak menghancurkan infrastruktur di negara tersebut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL