NewYork,LiputanIslam.com-Kendati Irak dan Suriah telah sukses mengalahkan ISIS, namun dalam laporan sekretariat PBB ke Dewan Keamanan disebutkan bahwa dunia telah kalah dalam memerangi terorisme.

PBB dalam evaluasinya menyatakan, dari ratusan ribu anggota kelompok teroris ISIS kini hanya tinggal 20 ribu yang berada di Irak dan Suriah. Namun, kelompok ini telah berubah menjadi jaringan-jaringan rahasia yang masih sanggup mengumpulkan uang dan serdadu serta melakukan aksi teroris.

“ISIS masih merupakan bahaya serius, terutama karena telah menjadi jaringan-jaringan rahasia dan memiliki hubungan regional. Para anggotanya yang telah kembali ke negara masing-masing bersama keluarga mereka juga merupakan ancaman yang rumit,”kata Vladimir Voronkov, staf PBB untuk urusan perang melawan terorisme.

Dalam laporan PBB disebutkan, para teroris ini masih bercokol di kawasan luas di Afghanistan dan Nigeria. Banyak dari mereka yang dikabarkan telah pergi ke Eropa. Mereka juga memiliki ketrampilan dan pengalaman militer membahayakan, termasuk kemampuan untuk menggunakan drone dalam pertempuran. Perburuan orang-orang ini, meski berjumlah sedikit, adalah pekerjaan yang sulit.

Atas dasar ini, AS mengancam akan menghukum negara-negara yang tidak bersedia memberikan info terkait para teroris ini kepada Washington. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*