Naypyidaw,LiputanIslam.com-Menurut dua pejabat senior PBB, operasi militer Myanmar di utara negara ini telah menewaskan lebih dari seribu warga Muslim Rohingya.

Rabu (8/2), dua pejabat PBB yang menangani urusan Muslimin Rohingya ini menegaskan, jumlah korban dalam operasi militer ini jauh melebihi angka yang telah dilaporkan sebelumnya.

Seorang dari mereka berargumen dengan info yang dihimpun selama empat bulan terakhir ini dari kamp-kamp pengungsi di Bangladesh. “Hingga saat ini, yang dibicarakan adalah kematian ratusan orang, namun kemungkinan perkiraan ini jauh lebih sedikit dari angka sebenarnya,”ungkapnya.

Pejabat PBB ini menambahkan, berdasarkan info yang diperoleh, jumlah korban mencapai lebih dari seribu orang.

Di lain pihak, juru bicara pemerintah Myanmar mengklaim, hanya ada kurang dari 100 korban tewas sejak dimulainya operasi di tahun 2016.

Jumat (3/2) lalu, Komisaris Tinggi PBB untuk urusan HAM melaporkan, tentara Myanmar melakukan pembunuhan atas bayi, anak-anak, wanita, dan orang lanjut usia … serta kekerasan seksual terorganisir atas Muslimin Rohingya.”

Pemerintah Myanmar yang sebelum ini selalu membantah tuduhan-tuduhan tersebut, akhirnya minggu lalu berjanji akan mengadakan investigasi.

Operasi militer Myanmar di utara negara ini dimulai pasca serangan terhadap penjaga perbatasan pada 9 Oktober tahun lalu. Pemerintah Myanmar menuduh warga Rohingya terlibat dalam aksi yang menewaskan sembilan penjaga perbatasan tersebut. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL