Yaman,LiputanIslam—Dewan HAM PBB mengatakan bahwa, selama satu bulan terakhir, 106 orang telah terbunuh di Yaman. Hal ini disebabkan oleh serangan udara dan penembakan yang dilakukan oleh rezim Saudi dan sekutu-sekutunya.

Dalam sebuah pernyataan pada hari peringatan dua tahun perang Arab, yang digelar pertama kali pada 26 Maret 2015, kantor HAM PBB mengatakan bahwa 4.773 warga sipil Yaman telah tewas dan 8.272 mengalami luka-luka selama dua tahun kampanye Saudi.

Sumber lokal Yaman menyebutkan bahwa korban tewas lebih dari 12.000 jiwa, kebanyakan adalah wanita dan anak-anak.

Arab Saudi telah memimpin kampanye penghancuran melawan Yaman dalam mengembalikan tampuk kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, mantan presiden Yaman yang telah mengundurkan dirinya sekaligus sekutu dekat Riyadh dan menghancurkan gerakan Houti Ansarullah. Kampanye ini telah menghancurkan infrastruktur di Yaman.

Jet-jet Saudi terus mengklaim bahwa kehidupan di Yaman semakin lebih baik.

Menurut televisi Yaman, al-Masirah, pesawat-pesawat tempur Saudi telah menyerang sebuah pasar di pusat kota Sa’ada. Serangan ini menewaskan tiga warga sipil dan melukai tiga orang lainnya, Jum’at (24/03)

Sebelumnya, seorang pria dan seorang anak tewas dalam serangan udara Saudi di perumahan Kabupaten Majz, Provinsi Sa’ada. Seorang wanita, dilaporkan juga mengalami luka-luka karena kejadian itu.

Sebagai balasan atas serangan mematikan itu, sniper tentara Yaman berhasil menembak mati dua tentara Saudi di pangkalan militer al-Shabakeh dan al-Faridah di wilayah barat daya kerajaan.

Di Jizan, peluru artileri Yaman menghantam pangkalan militer Saudi yang berlokasi di Marbah dan al-Dukhan. Selain itu, tentara Yaman juga menembakkan Roket Grad ke beberapa pangkalan militer Saudi di wilayah kerajaan Asir.

Tidak ada laporan tentang jumlah korban jiwa tentara Saudi karena kejadian tersebut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL