Damaskus,LiputanIslam.com—Penasehat khusus PBB bidang pencegahan genosida, Adama Dieng, menyampaikan pada Jum’at kemarin (21/9) bahwa proses rekonstruksi semua kerusakan di Suriah akan menghabiskan waktu lebih dari setengah abad.

Adama Dieng berharap agar rekonsiliasi yang nantinya terbentuk di Suriah benar-benar berdasarkan atas keinginan masyarakat, bukan agama atau pun suku. “Saya berharap kita tidak akan melihat Syiah, Sunni, atau pun Alawi, melainkan rakyat Suriah bersama-sama membangun bangsanya,” ucapnya.

“Kami menerima persetujuan yang telah disepakati, dan berharap agar semua pihak bisa menghormatinya,” tambah Dieng saat menyampaikan sambutan singkatnya, usai tercapainya persetujuan tersebut.

Pada Senin lalu, Presiden Turki bersama dengan Presiden Rusia sepakat untuk memberlakukan zona bebas militer antara pemerintah Suriah dan kelompok oposisi di Provinsi Idlib. (fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*