Foto; AFP/presstv

Sanaa,LiputanIslam.com-PBB mengumumkan bahwa 1400 anak Yaman menjadi korban dalam agresi koalisi Saudi ke negara ini. “Serangan ke kawasan sipil di Yaman terus berlanjut hingga menewaskan atau melukai sejumlah anak,”ungkap UNICEF.

Menurut Meritxell Relano, wakil UNICEF, jumlah korban sesungguhnya melebihi data yang dipublikasikan. Ia berkata,”Alih-alih menuntut ilmu, anak-anak Yaman justru menyaksikan perang, kematian, dan kehancuran.”

Relano meminta dari semua pihak yang terlibat perang untuk melindungi nyawa anak-anak Yaman. Dia meminta mereka berhenti menyerang sekolah-sekolah.

Selasa (10/1/2017), koalisi Saudi melakukan serangan udara di utara Yaman. Mereka membombardir sebuah sekolah di daerah ini. Menurut sumber-sumber lokal, serangan udara ini menewaskan lima orang, termasuk dua bocah.

“Di setiap waktu, sekolah harus menjadi tempat aman; tempat terlindung yang bisa digunakan anak-anak untuk belajar, berkembang, dan bermain,”kata Relano.

Dia menambahkan, jangan sampai anak-anak takut masuk sekolah karena mengkhawatirkan nyawa mereka.

Relano melaporkan, hampir 2000 sekolah di Yaman tak bisa difungsikan lagi sebagaimana mestinya. Sebab, sekolah-sekolah ini telah rusak, atau hancur, atau digunakan untuk keperluan militer dan tempat perlindungan.

Sejak agresi koalisi pimpinan Saudi ke Yaman, lebih dari 11.400 jiwa melayang. Kebanyakan mereka adalah warga sipil.

Sebagian besar infrastruktur negara ini juga telah hancur. Warga Yaman yang masih bertahan hidup pun berada dalam kondisi memprihatinkan.(af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL