West Bank,LiputanIslam.com—Lebih dari 80 orang demonstran Palestina mengalami luka-luka dalam aksi protes yang terjadi sepanjang daerah West Bank, dua Minggu setelah Presiden Donald Trump mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dalam aksi yang digelar pada Rabu (20/12) dan dilakoni oleh rakyat Palestina, beberapa partai politik, dan aliansi pedagang itu setidaknya menyebabkan 3 orang demonstran terluka akibat tembakan peluru, lebih dari 20 orang terluka akibat tembakan peluru baja berlapis karet, dan 40 lainnya akibat tembakan gas air mata.

Bentrokan antara demonstran dan pasukan Israel semakin membesar setelah aksi jalan kaki yang terjadi di berbagai daerah di West Bank, termasuk Hebron, Nablus, Betlehem, dan Jericho.

Demonstrasi terbesar dimulai dari pos pemeriksaan militer Qalandia, titik utama yang membelah wilayah West Bank yang diduduki Israel dengan Yerussalem.

Jihad Barakat, jurnalis setempat melaporkan dari Qalandia bahwa sekitar 5000 orang Palestina turut serta dalam aksi jalan kaki tersebut yang dimulai pada pukup 12 (10:00 GMT) waktu setempat.

“Setidaknya satu orang terluka di Qalandia akibat tembakan peluru dan penggunaan gas air mata secara masif. Di atas jeep militer Israel, terdapat senjata yang menembakkan 30 tabung gas air mata secara berurutan. Karena itu, seluruh area tertutupi oleh asap,” ucapnya.

Sejumlah politisi turut serta dalam aksi protes tersebut, termasuk Menteri Kesehatan Jawad Awwad, Pimpinan Hamas, Jamal al-Taweel, dan Jubir Fatah, Osama Qawasmeh.

Aktivis lokal, Mariam Barghouti melaporkan kepada al-Jazeera bahwa aksi tersebut menjadi ladang kebengisan pasukan Israel saat mereka mulai menembakkan gas air mata.

“Kerumunan pun semakin mengecil dan menyisakan para pemuda Palestina yang mulai melempari pasukan Israel dengan batu,” lanjut Barghouti, menjelaskan bahwa pasukan Israel merespon tindakan tersebut dengan puluru karet dan tembakan langsung.

Aksi demonstrasi tersebut terjadi tepat dua minggu setelah Donald Trump mendeklarasikan Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel. AS juga berencana untuk memindahkan kedutaannya yang berlokasi di Tel Aviv ke Yerussalem.(fd/al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*