Foto: presstv/AFP

Foto: presstv/AFP

Mosul,LiputanIslam.com-Pasukan pemerintah Irak terus mendapat kemajuan dalam upaya merebut kota strategis Mosul dari tangan ISIS. Mereka telah masuk semakin dalam ke kawasan timur kota ini.

Brigadir Jenderal Haidar Fazel, komandan Pasukan Khusus Irak, menyatakan bahwa hari Jumat (11/11), pasukannya telah memasuki daerah Qadisiyeh (sekitar 400 km dari Bagdad).

Ia menambahkan, pasukan Irak maju dengan lambat dikarenakan adanya ranjau-ranjau dan kendaraan-kendaraan bermuatan bom yang disebar ISIS.

Sebelum ini, sejumlah sumber militer-yang tak ingin namanya disebutkan- mengabarkan dimulainya operasi militer melawan ISIS di timur Mosul. Pertempuran sengit masih berlanjut dan suara tembakan masih terdengar di jalanan.

Juga ada sejumlah laporan tentang pergerakan pasukan Irak menuju daerah Karkuli.

Seorang perwira militer Irak berkata,”Tentara Irak telah mengontrol 90 persen kawasan Intishar. Namun karena jalan-jalannya sempit, tank-tank susah bergerak dan hanya bisa maju dengan lambat.”

Jumat kemarin, kantor Komisaris Tinggi HAM PBB mengumumkan, dalam beberapa hari terakhir, ISIS telah mengeksekusi puluhan warga sipil di Mosul.

“Sebanyak 40 warga sipil ditembak mati pada tanggal 29 Oktober atas tuduhan ‘berkhianat dan bekerjasama’ dengan pasukan keamanan Irak,”tuturnya.

Operasi pembebasan Mosul, ibukota provinsi Nineveh, telah dimulai 17 Oktober 2016 atas perintah Haidar Ebadi, PM Irak. Puluhan ribu orang dari militer dan polisi Irak bersama al-Hasd al-Shaabi dan Pesmarga Kurdi bergerak menuju Mosul dari berbagai arah.

Dalam beberapa minggu terakhir, pasukan Irak sukses membebaskan puluhan daerah di sekitar Mosul dari cengkeraman ISIS.(af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL