Baghdad,LiputanIslam.com-Menurut laporan yang dikutip dari kontraktor Barat di pangkalan koalisi internasional pimpinan Amerika, Washington telah mulai menarik pasukannya dari Irak usai kekalahan ISIS.

Associated Press (AP) menuturkan, pasukan Amerika tengah membawa keluar persenjataan dan logistik militer mereka dari Irak dan memindahkannya ke Afghanistan.

Menurut para kontraktor yang dikutip AP ini, puluhan para serdadu Amerika di pekan lalu meninggalkan Irak tiap hari melalui jalur udara.

Dua pejabat Irak mengatakan, sejak dimulainya perang koalisi internasional atas ISIS tiga tahun lalu, ini adalah kali pertama koalisi tersebut sepakat untuk keluar dari Irak.

Lantaran sejumlah kode etik, para kontraktor dan pejabat Irak tersebut memilih untuk tetap anonim. Mereka juga enggan menyebutkan jumlah akurat serdadu Amerika yang telah ditarik dari Irak.

Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, pada 9 Desember 2017 lalu secara resmi menyatakan kekalahan ISIS di negaranya. Ia juga mengumumkan pemerintah Irak telah merebut semua daerah yang pernah diduduki kelompok teroris tersebut.

Usai dinyatakannya kekalahan ISIS, sejumlah kelompok dan tokoh Irak, seperti gerakan Sadr, Ashaib Ahl al-Haq, dan selainnya, menuntut agar pasukan asing ditarik keluar dari Irak.

Gelombang tuntutan penarikan pasukan asing kian menguat, terutama pasca serangan jet tempur Amerika pada Sabtu pekan lalu di barat provinsi al-Anbar. Serangan itu dikabarkan menewaskan dan melukai 20 warga Irak. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*