Washington, LiputanIslam.com–Presiden AS Donald Trump menyatakan janjinya untuk mencegah serangan teroris di Amerika Serikat pasca serangan mematikan di London beberapa saat lalu.

“Kita akan memperbarui pertahanan kita, lebih kuat dari sebelumnya, untuk melindungi AS dan sekutunya dari musuh yang menyerang orang-orang tak bersalah. Dan itu sudah terjadi terlalu lama,” kata Trump dalam pidato di Washington, DC, pada Minggu (4/6/17).

“Pertumpahan darah ini harus berakhir. Sebagai presiden, saya akan melakukan yang seharusnya untuk mencegah ancaman ini menyebar di  negara kita,” tambahnya.

Pada Sabtu lalu, tiga teroris menyerang pejalan kaki di London Bridge dan Borough Market, menyebabkan 7 orang tewas dan 48 terluka. Sang teroris sudah terklarifikasi berasal dari ke ISIS.

Trump mengecam serangan tersebut pada Sabtu malam dan Minggu pagi di akun Twitter-nya, dan menyampaikan dukungan Amerika kepada Perdana Meteri Inggris Theresa May.

Selain itu, dia menggunakan insiden ini untuk mempromosikan larangan perjalanan kontroversialnya terhadap sejumlah negara bermayoritas Muslim.

“Kita harus pintar, waspada dan kuat. Kita ingin pengadilan mengembalikan hak kita, kita butuh ‘Travel Ban’ sebagai pengamanan level ekstra!” tulis Trump.

Pengadilan federal AS pada bulan lalu menolak mengesahkan perintah Trump yaitu untuk melarang warga Muslim dari Iran, Irak, Suriah, Libya, Yaman, Somalia dan Sudan memasuki AS.

Menariknya, larangan perjalanan Trump ini tidak dikenakan kepada Arab Saudi dan negara lainnya yang terbukti mendukung kelompok teroris ISIS yang bertanggung jawab dalam serangan London. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL