Manama,LiputanIslam.com-Dilansir oleh situs berita al-Ahed Lebanon, seiring upaya normalisasi hubungan antara pemerintah Bahrain dengan Rezim Zionis, sebuah komunitas yang menentang hubungan Bahrain-Israel mengabarkan seorang pengusaha negara tersebut yang menjual produk-produk Zionis.

Baca: Arab-Israel Semakin Akrab, Menlu Israel Kunjungi Abu Dhabi

Melalui laman Twitter-nya, komunitas tersebut memosting beberapa foto bungkusan kentang yang diimpor dari Israel. Harga barang dengan mata uang Bahrain tertera di kemasan, namun tidak disebutkan siapa pihak yang mengawasi penjualan produk itu.

“Jika pasar tidak segera menarik produk ini, serta tidak menjamin untuk menghentikan impor atau penjualan semua produk Zionis, kami akan meminta masyarakat untuk memboikot produk-produk tersebut,”demikian dinyatakan komunitas anti-Israel itu dalam akun Twitter.

Di tahun lalu, sebuah situs Israel memublikasikan laporan yang berdasarkan sebuah riset. Laporan itu menunjukkan, volume ekspor Rezim Zionis ke negara-negara Arab di sekitar Teluk Persia di tahun 2016 mencapai angka satu milyar dolar, padahal tidak ada hubungan diplomatik terang-terangan antara mereka. Nilai ekspor sebesar ini bahkan melebihi volume ekspor Israel ke negara-negara seperti Rusia dan Jepang. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Sistem Pertahanan Udara Canggih Saudi Gagal Cegat Rudal Yaman

Rai Al-Youm: Iran Tak Seperti Sebagian Negara Arab yang Mudah Menyerah

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*