Kuala Lumpur,LiputanIslam.com—Sebuah partai di Malaysia melakukan kampanye untuk memboikot produk-produk dan perusahaan-perusahaan milik Israel sebagai bentuk protes atas keputusan AS untuk mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

“Saya menyeru para pengusaha dan siapa pun untuk memboikot produk dan perusahaan-perusahaan Israel,”ucap Mohd Ridzuan Abdullah, Presiden Partai Ekonomi Rakyat Malaysia (PEKIRA), di Kuala Lumpur pada Selasa (13/12).

“Kami akan berhenti menggunakan produk-produk Israel mulai dari sekarang,” tambahnya.

Abdullah menyebutkan kampanye boykot yang sama telah dilakukan pada 2014 silam melawan makanan cepat saji AS yang beredar di Malaysia.

“Kami telah terbukti berhasil mengorganisasi aksi boykot yang berdampak pada kejatuhan perekonomian. Kami akan melakukan hal itu lagi.

Ia juga menyeru PM Malaysia, Najib Razak, untuk turut serta mendukung aksi ini.

Minggu lalu, Presiden AS, Donald Trump, secara resmi mengumumkan dan menyampaikan pengakuannya bahwa Yerussalem adalah Ibu Kota Israel. Tak hanya itu, Trump juga berencana untuk memindahkan kedutaan Washington dari Tel Aviv ke kota suci tersebut.

Yerussalem adalah pusat konflik antara Israel dan Palestina. Rakyat Palestina berharap Yerussalem menjadi Ibu Kota Palestina dan tidak akan berhenti sampai keinginan mereka terpenuhi. (fd/AA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*