Strasbourg,LiputanIslam.com-Setelah kebijakan AS menghapus kunjungan bebas visa bagi warga lima negara anggota Uni Eropa, para anggota Parlemen Eropa menuntut pemberlakuan tindakan serupa bagi warga AS yang hendak mengunjungi Benua Biru.

Kamis (2/3), Parlemen Eropa mengumumkan,”Warga Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Polandia, dan Rumania tidak bisa masuk ke AS tanpa visa, padahal warga AS bisa mengunjungi semua negara anggota UE tanpa visa.”

Dalam surat pernyataan ini, anggota Parlemen Eropa meminta agar Komisi Eropa sebagai badan eksekutif UE menangguhkan hukum bebas visa bagi warga AS selama 12 bulan.

Para anggota parlemen ini menegaskan, Komisi Eropa berdasarkan undang-undang bertugas mengambil langkah yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan mereka.

Dalam surat pernyataan ini disebutkan, Kanada juga memberlakukan batasan visa bagi warga Bulgaria dan Rumania. Namun, setelah ada perundingan antara kedua belah pihak, batasan-batasan ini akan dicabut bulan Desember.

Dimitris Avramopoulos, juru bicara Komisaris UE dalam urusan imigrasi, menyinggung tentang perundingan para pejabat Eropa dalam lawatan terakhir mereka ke Washington. Dia mengatakan,”Tujuan hubungan diplomatik kami dengan Kanada adalah meraih hasil-hasil yang bisa dirasakan. Evaluasi kami terkait kondisi di hadapan AS tidak berubah, namun kami akan terus berunding.”

Ketegangan antara AS dan UE terjadi menyusul kebijakan imigrasi Donald Trump yang melarang warga tujuh negara Muslim memasuki AS dan ditangguhkannya hukum ini oleh Pengadilan Federal AS. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL