London,LiputanIslam.com-Kamis (23/3), Harun Khan, Sekjen Dewan Muslimin Britania, dalam pernyataannya mengutuk teror di Westminster, London, dan menyebutnya sebagai “aksi pengecut.”

Rabu (22/3), Khalid Masood, pelaku teror di London, menggunakan kendaraannya untuk menabrak sejumlah pejalan kaki di trotoar jembatan Westminster dekat gedung parlemen Britania. Setelah membenturkan mobilnya ke pagar gedung parlemen, dia membunuh seorang polisi dengan pisau. Serangan ini menewaskan empat korban dan puluhan korban luka. ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Masood yang akhirnya tewas ditembak polisi, adalah orang yang telah dikenal biro-biro keamanan Britania.

“Tindakan ini sama sekali tidak bisa dibenarkan. Respon terbaik untuk aksi ini adalah menjaga persatuan dan solidaritas. Jangan sampai kita biarkan para teroris memicu pertikaian di tengah kita,”kata Harun.

“Saya berharap muslimin menyatakan solidaritas mereka kepada warga London dan rakyat Inggris, untuk menunjukkan bahwa aksi menjijikkan ini tak akan merubah cara hidup kita,”demikian Harun menambahkan.

Sebelum ini, Dewan Muslimin London meminta pembacaan doa bersama untuk para korban serangan ini.

Masjid Timur London, yang merupakan masjid tertua London dan terbesar di Britania, turut mengecam aksi teror ini. Dalam pernyataannya disebutkan,”Tindakan keji dan membabibuta ini jangan sampai menimbulkan perselisihan dan kebencian di tengah kita. Kita harus selalu menjaga persatuan dan solidaritas.”

Hal senada juga diungkapkan sejumlah tokoh terkemuka, termasuk wali kota London, Shadiq Khan.

“Teroris menyerang London karena satu hal: mereka tak bisa menerima bahwa kita, baik Kristen, Muslim, Yahudi, Hindu, Shikh, atau Budha, bukan hanya bersikap toleran terhadap sesama, tapi juga saling menerima yang lain dengan tangan terbuka,”ujar Khan. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL