Sanaa,LiputanIslam.com-Pemimpin Ansharullah pada hari Selasa (21/5) membantah tuduhan Saudi soal serangan ke Makkah. Abdul Malik al-Houthi mengatakan,”Jika diminta, orang-orang yang bersekongkol atas Masjid al-Aqsa juga akan berkonspirasi terhadap Masjid al-Haram.”

Al-Houthi menyebut tuduhan Saudi kepada Ansharullah sebagai kebohongan besar dan fitnah menjijikkan. Menurutnya, tidak aneh jika kebohongan ini berasal dari rezim Saudi, yang memang selalu mengandalkan dusta.

Pemimpin Ansharullah menyatakan, tempat-tempat suci Islam terancam dari dua arah. Pertama dari arah AS, Israel, dan sekutu mereka. Kedua dari arah ISIS dan kelompok takfiri yang menganggap penghormatan ke tempat-tempat suci itu sebagai syirik.

“Kedua pihak ini, yang merupakan ancaman praktis bagi Makkah dan Madinah, punya hubungan dengan rezim Saudi. Rezim Saudi adalah salah satu sekutu AS yang paling menonjol, juga berhubungan dengan Israel, serta mendukung ISIS dan takfiri,”tegasnya.

Ia menambahkan, rezim Saudi menyalahgunakan tempat-tempat suci untuk tujuan politisnya. Juga telah terbukti bahwa rezim ini tak bisa dipercaya untuk mengurus Haramain.

“Mereka yang berkonspirasi atas Masjid Aqsa dan rakyat Palestina, serta berperan penting dalam prakarsa perdamaian Trump, adalah orang-orang yang juga tak bisa mengemban amanah untuk menjaga Makkah dan Madinah,”pungkas al-Houthi. (af/alalam)

 

Baca:

Ansharullah Gempur Gudang Senjata di Bandara Najran Saui dengan Drone

Bantah Serang Kota Thaif, Ansharullah Yaman Tuding Saudi Cari Dukungan Dunia

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*