Paris,LiputanIslam.com-Marine Le Pen, capres Prancis, mengkritik keras rivalnya, Emmanuel Macron, dan menuduhnya tunduk kepada negara-negara seperti Saudi dan Qatar.

Empat hari sebelum tahap kedua pemilu dilangsungkan, dua capres ini saling menyerang dalam debat kampanye di televisi.

Le Pen menyerang Macron dengan menyebutnya sebagai calon “globalisasi barbarisme dan perang.” Le Pen juga menyebut rivalnya sebagai bankir yang tidak memiliki visi jelas untuk masa depan Prancis.

“Macron tidak punya rencana untuk memerangi terorisme dan radikalisme,”ujar Le Pen.

Le Pen kembali menuntut pengusiran semua warga asing yang terkait dengan ‘muslim radikal’ di Prancis. Dia juga menghendaki pencabutan kewarganegaraan orang-orang yang berpaham radikal.

Dia menyatakan,”Kita harus memerangi penyokongan dana untuk kaum radikal yang berasal dari negara-negara seperti Qatar dan Saudi.” Capres dari partai Front Nasional ini lalu menuduh rivalnya tunduk kepada negara-negara tersebut.

Di pihak lain, Macron membantah tudingan Le Pen dan menyatakan dirinya akan memerangi terorisme di luar batas Prancis, yaitu Irak dan Suriah. Dia balas menyerang Le Pen dengan mengatakan bahwa kebijakan-kebijakan rivalnya ini justru membantu rencana-rencana kelompok teroris. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL