Baghdad,LiputanIslam.com-Panglima pasukan Peshmarga pada hari Sabtu (21/10) mengirim surat kepada ulama terkemuka Irak, Ayatullah Ali Sistani. Melalui surat ini, Sirwan Barzani memintanya untuk terlibat mencegah terjadinya keretakan hubungan historis Syiah dan Kurdi.

“Apa yang terjadi di pentas politik, yaitu perselisihan antara Kurdi dan Syiah, juga konflik bersenjata antara Peshmarga dan al-Hashd al-Shaabi, adalah hal yang tidak dikehendaki. Kami percaya, fatwa Anda untuk membentuk al-Hashd al-Shaabi bertujuan demi menumpas teroris ISIS dan kaum takfiri serta melindungi martabat Irak, bukan untuk memerangi muslimin Kurdi,”tulis Barzani, seperti dikutip kanal Sumaria.

“Kami telah menyaksikan sikap transparan dan fatwa-fatwa bijak Anda. Kami yakin Anda mengetahui penindasan yang dialami kaum Kurdi dan Syiah di masa rezim-rezim terdahulu. Kita telah membentuk front bersama untuk menghadapi kediktatoran dan pembunuhan massal. Sekarang kami tidak ingin sejarah panjang ini rusak gara-gara provokasi sejumlah pihak asing yang jelas tidak menguntungkan kita. Telah terbukti di hari-hari lalu bahwa konflik di medan perang antara anak-anak kita tidak membawa kemaslahatan bagi pihak manapun,”tambah Barzani.

Dewan Keamanan Kurdistan pada Jumat lalu (20/10) menuduh pemerintah Irak dan al-Hashd al-Shaabi menyerang pasukan Peshmarga. Kubu al-Hashd al-Shaabi sendiri telah membantah tuduhan ini dan menyatakan mereka tidak hadir di Kirkuk. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL